manchester city, intermilan, judi bola online, mantap168

Manchester City menang 1-0 atas Inter Milan pada pertandingan final Liga Champions di Ataturk
Olympic Fase, Istanbul, Minggu (11/6/2023) pagi hari WIB. Hasil itu membuat City keluar sebagai jawara.

Untuk Man City, gelar juara itu berasa khusus. Semenjak berdiri pada 143 tahun lalu, The Citizens untuk
pertamanya kali mengusung piala Piala/Liga Champions.

Disamping itu, Manchester City sukses memahat sejarah dengan merangkul treble winner pada musim
ini. Awalnya, Man City sanggup raih piala Premier League dan Piala FA.

Baca Juga : Berita Seputar Bola Dunia Terupdate Dan Terlengkap Di Sini

Dalam pada itu, Pep Guardiola untuk ke-3 kalinya rasakan juara di Liga Champions sebagai pelatih.
Awalnya, ia berhasil raih piala Sang Kuping Besar pada 2008/2009 dan 2010/2011 bersama Barcelona.

Adapun untuk Inter Milan, kekalahannya dengan Manchester City membuat mereka tidak berhasil
menambahkan koleksi titel juara di Piala/Liga Champions. Inter akhir kali jadi juara di kompetisi elite
antar-klub Eropa itu pada musim 2009/2010.

manchester city, intermilan, judi bola online, mantap168

Set Pertama

Manchester City langsung tampil menyerang semenjak bola digelontorkan. Tetapi, solidnya pertahanan
Inter Milan membuat gempuran City yang dibuat Kevin De Bruyne, Bernardo Silva, dan Ilkay Gundogan
selalu gagal.

Erling Haaland dan De Bruyne berganti-gantian memberikan ancaman gawang Inter yang dijaga Andre
Onana. Tetapi, bola hasil tendangan Haaland di menit ke-27 dan sepakan De Bruyne menit ke-29 bisa
dihentikan Onana.

Menjelang turun minum, ke-2 team berusaha untuk cetak gol. Sayang sampai interval, score kacamata
masih tetap bertahan.

Set Ke-2

Masuk jeda ke-2 , tanding jalan makin seru. Tindakan jual-beli gempuran sama-sama dimainkan oleh ke-
2 team.

Di menit ke-58, Lautaro Martinez hampir bawa Inter Milan unggul terlebih dahulu. Sayang, bola hasil
tendangan kaki kanan Martinez sukses disetop penjaga gawang City, Ederson.

Manchester City pada akhirnya sukses memecahkan kebuntuan di menit ke-68. Bola hasil tendangan
terarah Rodri dari dalam kotak penalti, melejit mulus masuk ke dalam gawang Inter Milan.

Kecolongan terlebih dahulu, Inter Milan makin terus-menerus menekan pertahanan Man City. Tetapi,
usaha I Nerazzurri cetak gol melalui tindakan Federico Dimarco di menit ke-71, Romelu Lukaku menit
ke-73 dan 88′ belum berbuah hasil.

Sampai pertandingan selesai, kemenangan 1-0 Manchester City atas Inter Milan masih tetap bertahan.

Daftar pemain:

Manchester City (3-2-4-1): 31-Ederson; 25-Manuel Akanji, 3-Ruben Dias, 6-Nathan Ake; 16-Rodri, 5-
John Stones (2-Kyle Walker 82′); 20-Bernardo Silva, 17-Kevin De Bruyne (47-Phil Foden 36′), 8-Ilkay
Gundogan, 10-Jack Grealish; 9-Erling Haaland.

Pelatih: Pep Guardiola

Inter Milan (3-5-2): 24-Andre Onana; 36-Matteo Darmian, 15-Francesco Acerbi, 95-Alessandro Bastoni
(8-Robin Gosens 76′); 2-Denzel Dumfries (12-Raoul Bellanova 76′), 20-Hakan Calhanoglu, 23-Nicolo
Barella, 77-Marcelo Brozovic, 32-Federico Dimarco; 10-Lautaro Martinez, 9-Edin Dzeko (90-Romelu
Lukaku 57′).

Pelatih: Simone Inzaghi

Manchester City 2023 tidak Lebih Baik dibanding Manchester United 1999

Bekas pemain Manchester United, Andy Cole, menampik bila Manchester City musim 2022/2023
dikatakan sebagai team terbaik. Untuknya, City tidak lebih bagus dibandingkan tim United saat raih
treble pada 1999 lalu.

City raih treble selesai memenangi gelar Premier League, Piala FA, dan Liga Champions. Pasukan Pep
Guardiola tampil benar-benar stabil selama musim.

Treble membuat City menyamakan catatan prestise yang dulu pernah dibuat Setan Merah. The Citizens
menyamakan rekor hebat Manchester United yang direncanakan oleh Alex Ferguson pada 24 tahun lalu
atau 1999 lalu.

Andy Cole ialah sisi dari tim United saat raih treble. Dia menampik asumsi jika team City sekarang ini
sudah menaklukkan ia dan rekanan satu teamnya.

“Telah menyebutkan Manchester City sebagai team terbaik dalam sejarah Premier League ialah
minimnya rasa hormat ke Manchester United, khususnya dari beberapa orang yang tidak ada di posisi
itu ,” kata Andy Cole.

City Tidak Lebih Baik dari Manchester United
Bekas penyerang Manchester United itu memberi komentar selanjutnya mengenai ini. Menurut dia,
treble tidak lalu membuat Man City lebih bagus dari teamnya dulu, belum juga kedengkian karena
keberhasilan United.

“Anda dapat mengetahui ada beberapa kedengkian pada Manchester United karena keberhasilan
mereka. Permainan yang adil bila Manchester City memenangi treble tapi itu tidak membuat mereka jadi
team yang lebih bagus dari kami,” tambah Cole.

Cole mengambil langkah lebih jauh dengan menjelaskan jika ia tidak mengganti rekanan satu teamnya
di The Red Devils dengan bintang The Citizens sekarang ini. Dia bersikukuh jika bahkan juga nama yang
semakin lebih kecil di team treble United itu lebih dari cukup buat berkompetisi sama yang terbaik yang
dijajakan City.

“Saya tidak menukar satu pemain juga dari team saya untuk salah satunya pemain Manchester City
sekarang ini. Bila tidak, itu bermakna saya tidak menghargai rekanan satu team saya, dan pada
akhirannya, kami masih jadi salah satu team yang memenangi treble selama ini,” ucapnya,” terangnya.

“Manchester City habiskan uang banyak untuk capai posisi ini, Manchester United mempunyai enam
pemain lokal, itu memberitahukan Anda segala hal.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *